Membeli kendaraan merupakan investasi yang besar dan penting untuk memahami proses perpindahan kepemilikan, khususnya di Bangkalan. Salah satu langkah penting dalam proses ini adalah Balik Nama, yang mengacu pada pengalihan kepemilikan kendaraan dari satu orang ke orang lain. Proses ini melibatkan beberapa langkah dan persyaratan yang perlu diikuti untuk memastikan pengalihan kepemilikan berjalan lancar dan sah.
Proses Balik Nama di Bangkalan melibatkan beberapa langkah yang harus diselesaikan baik oleh penjual maupun pembeli. Langkah pertama yang harus dilakukan penjual adalah menyediakan seluruh dokumen yang diperlukan, antara lain Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli kendaraan, Surat Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli kendaraan, dan fotokopi KTP penjual. Penjual juga perlu memberikan surat perjanjian jual beli yang ditandatangani kedua belah pihak dan fotokopi KTP pembeli.
Setelah penjual memberikan semua dokumen yang diperlukan, pembeli harus pergi ke Kantor Perhubungan Darat (Satuan Pengelola Administrasi Samsat atau SAMSAT) setempat untuk menyelesaikan proses Balik Nama. Pembeli perlu mengisi formulir Balik Nama dan membayar biaya yang diperlukan untuk pengalihan kepemilikan. Pembeli juga perlu memberikan kartu identitas, bukti domisili, dan fotokopi kartu identitas penjual.
Setelah seluruh dokumen persyaratan dan biaya diserahkan, Dinas Perhubungan Darat akan memproses permohonan Balik Nama. Setelah peralihan kepemilikan selesai, pembeli akan menerima surat tanda pendaftaran (STNK) baru dan surat keterangan kepemilikan (BPKB) baru atas nama mereka. Penting bagi penjual dan pembeli untuk menyimpan salinan dokumen-dokumen ini sebagai catatan mereka.
Penting untuk dipahami bahwa kegagalan menyelesaikan proses Balik Nama dapat menimbulkan konsekuensi hukum baik bagi penjual maupun pembeli. Jika penjual tidak mengalihkan kepemilikan dengan benar, mereka mungkin masih bertanggung jawab atas pelanggaran lalu lintas atau kecelakaan yang melibatkan kendaraan tersebut. Di sisi lain, pembeli mungkin tidak dapat membuktikan kepemilikan kendaraan tanpa dokumentasi yang tepat.
Kesimpulannya, memahami proses Balik Nama kendaraan di Bangkalan sangat penting bagi penjual dan pembeli. Dengan mengikuti langkah-langkah dan persyaratan yang diperlukan, kedua belah pihak dapat memastikan pengalihan kepemilikan berjalan lancar dan sah. Penting untuk mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan dan menyelesaikan prosesnya di Kantor Perhubungan Darat untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari.
